Connect with us

Berita Terbaru

Kabar Baik, Huntap Korban Banjir Bandang di Lebak Dibangun Tahun 2021

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Prajurit Korps Marinir bahu-mebahu membangun hunian tetap berupa rumah tahan gempa di Lombok. (Istimewa)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak tengah mengklaim telah memiliki lokasi untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk korban banjir bandang di Lebakgedong, Januari 2020 lalu.

Rencananya, huntap akan dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektare dengan prediksi menelan anggaran Rp15 miliar.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Feby Rizki Pratam mengatakan dua calon lahan relokasi merupakan milik warga sekitar. Masing-masing di daerah perbatasan Desa Banjarsari dengan Banjaririgasi.

“Saat ini kita tengah melakukan pemantauan dan melakukan survei guna memastika kedua lahan tersebut clean and clear, clean secara hukum, dan clear atau jelas statusnya,” kata Febby kepada awak media, Selasa, 14 Juli 2020.

BACA :  Paripurna, 18 Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Mangkir

Menurut Feby, kedua lahan tersebut akan diluji terlebih dahulu oleh dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (LH) juga badan Geologi. Tujuannya memastikan lahan calon relokasi tersebut berada di zona hijau, aman dari bencana banjir maupun longsor.

“Kita ingin benar benar memastikan lahan tersebut aman untuk dihuni, namun jika Badan Geologi menilai lahan tersebut tidak aman, maka kita carikan yang lain,” katanya.

“Lahan itu rencananya untuk menampung 219 rumah,”tambahnya.

Febby menargetkan, untuk urusan lahan akan selesai pada tahun 2020 ini, sedangkan untuk Huntap akan pada tahun 2021.

“Untuk lahan rencananya akan oleh Pemkab, sedangkan untuk Huntap dan FSU akan diajukan kepada pusat,” ungkapnya.

BACA :  Istri Dodi Terdakwa yang Kabur dari PN Tangerang Terlibat Peredaran Narkoba

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler