Connect with us

Berita Terbaru

Tegas! Kombes Pol Ade Ary Syam Langsung Beri Sanksi Push Up Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Tangerang

Published

on

Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat memberikan masker kepada masyarakat. (BantenHits.com/Rifat Alhamidi)

Tangerang- Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi terjun ke jalan untuk menertibkan masyarakat yang abai protokol kesehatan. Ia tak segan memberi sanksi push up dan bersih-bersih lingkungan kepada warga yang tak memakai masker.

Hal itu terungkap saat operasi yustisi yang digelar di Jalan Raya Serang KM. 24 dan di Pertigaan PT. Adis Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa 15 September 2020.

Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sanksi hukuman push up dipilih agar warga menjadi jera karena tidak memakai masker saat beraktivitas. Hal itu, kata Ade, merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Tangerang Nomor 53 tahun 2020.

BACA :  Waspada! BBMKG Prediksi Februari Terjadi Hujan Ekstrem

“Tujuannya tentu saja mendorong masyarakat disiplin yaitu melaksanakan protokol kesehatan yang paling minimal menggunakan masker,” katanya.

Selain dihukum push up, puluhan orang yang tak memakai masker itu juga diberikan sanksi harus membersihkan jalan saat operasi yustisi. Petugas pun turut memberikan teguran kepada 20 orang warga lainnya yang tak menggunakan masker sesuai fungsinya.

Nantinya, kata Ade, warga yang terjaring operasi yustisi ini akan didata dan diberikan masker. Jika kemudian hari mereka melakukan pelanggaran serupa, maka sanksi yang diberikan bisa bertambah.

“Sanksi yang kami berikan bukan untuk menghukum, melainkan untuk mendorong masyarakat agar sadar bahwa menerapkan protokol kesehatan begitu penting di tengah upaya memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya.

BACA :  Razia, Dishub Tangerang Jaring Ratusan Angkot

Dalam kesempatan ini kami juga tidak bosan mengimbau masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan. Target kami, Kabupaten Tangerang 100 persen menggunakan masker,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler