Connect with us

Berita Utama

Heboh Kapolsek Astana Anyar Ditangkap karena Narkoba, Polres Serang Tiba-tiba Tes Urine seluruh Pejabatnya

Published

on

Polres Serang saat Menggelar Test Urine, Rabu 24 Januari 2021 (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Belakang ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan insiden pencopotan tidak terhormat terhadap belasan perwira Polri di Bandung, Jawa Barat, lantaran terendus kasus penyalahgunaan narkoba.

Adalah Kapolsek Astana Anyar, Bandung, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama belasan personelnya. Buntut dari kasus tersebut, Polres Serang mendadak melakukan tets urine pada para pejabat utama dan personil lainnya.

Test urine dilaksanakan untuk mencegah serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba di internal Polres Serang.

“Test urine yang kita lakukan secara mendadak ini untuk memastikan dan mengetahui ada tidaknya anggota yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolres Serang, AKBP Mariyono kepada wartawan, Rabu, 24 Februari 2021.

BACA :  Pipa Gas di Perairan Bojonegara Bocor

Acara pemeriksaan yang berlangsung di halaman Mapolres ini bekerjasama dengan Tim Urkes Polres Serang. Para personil diperkenankan memasuki toilet yang diawasi anggota Propam dan menyerahkan air seninya pada petugas kesehatan untuk ditest.

Kapolres tidak menampik kegiatan test urine ini berkaitan kasus penggunaan narkoba yang dilakukan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti bersama belasan anggotanya menyita perhatian publik.

“Salah satunya ke arah sana, tapi kegiatan pemeriksaan urine ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang kita agendakan,” ungkapnya.

Meski demikian, Kapolres menegaskan dirinya akan menindak tegas anggotanya yang terbukti terlibat kasus penggunaan narkoba. Kata dia, tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti akan dihukum pidana.

BACA :  Percepat Layanan Penumpang, Petugas Bandara Soekarno-Hatta Dibekali¬†DODD

“Rutin saya ingatkan dalam setiap apel, jangan pernah menggunakan narkoba. Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa yang mencicipi narkoba, saya pastikan diproses pidana dan terancam dipecat dengan tidak hormat,” tegasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler