Connect with us

Berita Terbaru

Banten Masih Kesulitan Tembus 10 Besar PON XX Papua Meski Berhasil Tambah Tiga Medali Emas

Published

on

Banten berada di peringkat ke-12 pada klasmen sementara PON XX Papua hingga Rabu pagi, 13 Oktober 2021.(tangkap layar laman PON XX Papua)

Papua – Kontingen Banten masih kesulitan menembus 10 besar pada klasmen sementara PON XX Papua. Hingga Rabu pagi, 13 Oktober 2021, Banten bercokol di peringkat 12.

Pantauan BantenHits.com pada laman resmi PON XX Papua, sepanjang Selasa, 12 Oktober 2021, Banten berhasil menambah perolehan tiga medali emas pada cabang olahraga Aerosport Paralayang kelas Tandem Putra, Atletik, dan Layar pada kelas Laser Radial Putri.

Dengan penambahan tiga medali emas, hingga Rabu pagi, 13 Oktober 2021, Banten sejauh ini sudah mengumpulkan total 47 medali terdiri 10 emas, 14 perak dan 23 perunggu.

BACA :  Kelewatan! Dua Pemuda di Lebak Tega Curi Motor Inventaris Desa, Akhirnya Bernasib 'Tragis'

Jika dibandingkan peringkat pada hari sebelumnya, Banten hanya naik satu peringkat. Meski demikian, posisi tersebut rawan dikudeta Aceh yang ada di posisi 13 tepat di bawah Banten.

Sejauh ini, Aceh sudah sama-sama mengoleksi 10 emas. Namun, raihan medali perak dan perunggu masih tertinggal dari Banten. Aceh baru mengoleksi 6 perak dan sembilan perunggu.

Penampilan Banten di PON XX Papua memang harus tertatih-tatih. Hal berbeda dialami oleh saudara tuanya, Jawa Barat yang sejak awal terus bersaing di tiga besar.

Bahkan, sejak empat hari terakhir hingga Rabu pagi, 13 Oktober 2021, Jawa Barat tak tergoyahkan di posisi puncak dengan raihan total 292 medali, terdiri 108 medali emas, 87 perak, dan 97 perunggu.

BACA :  Polres Pandeglang Ungkap 11 Kasus Tindak Pidana, Salah Satunya Gegara Situs Porno

Di bawahnya ada Jawa Timur yang sudah mengoleksi total 246 medali, terdiri 97 emas, 79 perak, dan 70 perunggu. Disusul kemudian DKI Jakarta yang telah mengoleksi 250 medali, terdiri 90 emas, 74 perak, dan 86 perunggu.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler