Connect with us

Berita Utama

Dua Kelompok Pendukung Eks Calon Kades di Serang Bentrok Diduga Gegara Rebutan Limbah Pabrik Industry

Published

on

TNI-Polri saat melerai dua kelompok masyarakat pendukung eks calon kades. Bentrokan dipicu gegara rebutan limbah pabrik dua kelpompok tersebut. (Istimewa)

Serang – Dua kelompok masyarakat terlibat bentrokan di depan pabrik milik PT. IMCP
Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Senin 13 Desember 2021.

Vidio bentrokan warga ini beredar di media sosial. Dalam vidio berdurasi sekitar 45 detik ini lokasi bentrok seperti di depan pabrik, terlihat anggota TNI dan Polri sibuk melerai kedua kelompok tersebut.

Dikutip dari Sindonews, bentrokan yang terjadi secara spontan ini disinyalir karena dendam lama Pilkades yang berujung pada perebutan lahan limbah pabrik industry di daerah itu.

BACA :  Empat Penjudi di Pondok Jagung Diciduk Polisi

Bentrokan berawal dari masa calon kepala desa terpilih yang mencoba merebut lahan limbah pabrik yang dikuasai kepala desa sebelumnya.

Aksi perebutan tersebut mendapat perlawanan dari kubu massa kepala desa sebelumnya hingga berujung baku hantam di antara keduanya.

Peristiwa bentrokan itu dibenarkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Jawilan, Bripka Budy mengatakan, TNI-Polri berhasil menengahi dua kelompok yang bertikai hingga situasi berangsur aman.

“Ya betul kami dari Pihak polsek dan juga koramil dibantu dengan satuan pengamanan (Satpam) PT IMCP berhasil membubarkan keributan warga,” ucap Bripka Budy kepada wak media, Rabu 14 Desember 2021.

Sementara Kapolsek Jawilan AKP Sidik Hadi Suwito meminta warga tidak mudah terprovokasi, agar bentrokan tidak kembali terjadi.

BACA :  RSUD Adjidarmo Bakal Jadi BLUD, DPRD Lebak Masih Ketar-Ketir

“Kejadian kemarin (bentrok di depan Pabrik PT IMCP) menjadi pembelajaran. Saya harap semua warga yang ada di desa Junti tidak ada yang terprovokasi,” tegasnya.

Kapolsek juga berpesan kepada Kepala Desa yang baru dilantik dapat berperan aktif mengendalikan situasi diwilayahnya.

“Saya berpesan kepada kepala desa Junti, untuk terus dekat ke warganya dan berperan aktif mengendalikan situasi agar tetap kondusif, lupakan pilkades yang lalu, bangun desa bersama warganya dengan baik” pesan Sidik.

Ia juga meminta seluruh masyarakat harus bisa sama-sama menjaga keamanan di wilayah masing-masing.

“Karena kita hidup bertetangga dan bermasyarakat harus saling membantu, bukan malah saling bertentangan,” harapnya.

Editor : Engkos Kosasih

BACA :  Tak Kapok Cemari Lingkungan, Izin Usaha PT SUJ Terancam Dibekukan



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler