Connect with us

Berita Utama

Kuli Bangunan hingga Petani di Cilegon Diketahui Terjerat Judi usai Polres Gelar Operasi

Published

on

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahjo Untoro saat mengumumkan hasil operasi pemberantasan judi di Kota Cilegon. Dalam operasi ini, Satreskrim Polres Cilegon mengamankan 11 tersangka. Mereka yang terlibat perjudian di Kota Cilegon diketahui berasal dari beragam profesi, mulai petani hingga kuli.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Jajaran Satreskrim Polres Cilegon menggulung 11 pelaku perjudian. Belasan pelaku yang diringkus petugas, diketahui berasal dari beragam profesi mulai dari kuli bangunan, petani, karyawan swasta, hingga pengangguran.

Penangkapan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Cilegon dilakukan di sejumlah terpisah.

Mereka yang diamankan masing-masing berinisial WF (53), SS (23), S (37), MP (45), DD (51), HD (61), NS (46), MD (49), AS (53), KM (37) dan SL (38). Semuanya kedapatan melakukan praktik judi online maupun konvensional.

BACA :  Opang di Cilegon Ancam akan Sweeping Ojek Online

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahjo Untoro mengatakan, penangkapan belasan pelaku perjudian online dan konvensional tersebut dilakukan atas dasar laporan masyarakat. Tercatat, terdapat tiga laporan masyarakat yang diterima pihak kepolisian terkait perjudian di Kota Cilegon.

“Kami bertindak cepat membongkar praktik perjudian dan berhasil mengamankan 11 tersangka dengan waktu yang berbeda, tempat yang berbeda, dan modus yang berbeda. Perjudiannya ada yang online dan ada yang menggunakan kartu atau konvensional,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Cilegon, Rabu, 24 Agustus 2022.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar menyampaikan operasi pemberantasan perjudian di wilayah hukum Polres Cilegon itu merupakan implementasi perintah langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto untuk memberantas perjudian baik online maupun konvensional.

BACA :  Gawat Banyak Industri di Kab. Tangerang Disebut Cemari Lingkungan; Salah Satunya Perusahaan Raksasa

“Yang pertama, untuk kasus judi tanggal 4 Agustus diamankan 3 tersangka yaitu tersangka WF, SS, dan S di Kecamatan Jombang dengan bentuk perjudian online situs dan barang bukti uang tunai 724 ribu, lembar kertas togel dan 5 buah HP,” terangnya.

Kemudian, kata Nandar, untuk ketiga pelaku lainnya MP, DD dan HD diamankan di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Mereka melakukan perjudian online situs dengan barang bukti uang tunai Rp 112 ribu dan 3 buah HP serta lembaran catatan togel.

“Yang terakhir perjudian konvensional dengan tersangka NS, MD, AS, KM dan SL dengan barang bukti sebesar Rp 2,1 juta dan kartu remi. Ini bentuk perjudiannya permainan kartu dan TKP-nya di Kecamatan Puloampel,” ucapnya.

BACA :  MasyaAllah! Telah Terbit Mushaf Alquran Khas Pandeglang dengan Khath Naskhi Wakaf dari Pemerintah Arab Saudi

Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler