Ratusan Obat Keras Tak Berizin Edar Ditemukan di Toko Obat dan Tukang Jamu di Kelapa Dua

Date:

Aparat gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Satpol PP, dan Loka POM Kabupaten Tangerang menggelar operasi pengawasan sejumlah toko jamu, toko obat, dan toko obat kuat, Rabu, 7 Juni 2023.(FOTO: tangerangkab.go.id)

Berita Tangerang – Ratusan obat keras yang tak dilengkapi izin edar ditemukan diperjual-belikan di sejumlah toko jamu, toko obat, dan toko obat kuat di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Hal tersebut diketahui setelah aparat gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Satpol PP, dan Loka POM Kabupaten Tangerang menggelar operasi pengawasan sejumlah toko jamu, toko obat, dan toko obat kuat, Rabu, 7 Juni 2023.

Kepala Seksi Farmasi dan pengawasan Pangan, Desi Tirtwati S.Farms menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari peredaran obat dan obat tradisional yang tidak memenuhi ketentuan.

Menurut dia, selain di lokasi yang berhasil ditemukan jajaranya, saat ini masih ada toko obat, toko jamu, dan toko obat kuat, yang menjual obat dan jamu yang tidak memiliki izin edar.

“Dari hasil sidak pemeriksaan kemarin, ditemukan kurang lebih 600 butir obat dari beberapa toko yang tidak mengantongi izin, termasuk obat kadaluarsa dan obat keras juga diperjualbelikan. Obat tersebut kami amankan karena pemliki toko tidak dapat menunjukan izin yang berlaku,” ujar Desi dalam keterangannya, Kamis 8 Juni 2023.

Desi mengatakan, hampir semua toko yang diperiksa dalam kegiatan tersebut tidak mengantongi izin. Pemilik toko juga tidak berada di tempat. Karena itu, Dinkes bersama Loka Pom Kabupaten Tangerang meminta kepada pemilik toko agar datang ke kantor Badan POM Kabupaten Tangerang untuk pengecekan izin lebih lanjut.

Menurut dia, obat keras tidak boleh diperjualbelikan secara bebas tanpa izin edar. Dia mengatakan, bahaya yang ditimbulkan akibat mengonsumsi obat keras dalam jumlah banyak. Di antaranya, mengakibatkan kerusakan saraf dan gangguan kesehatan lainnya.

“Dalam aturannya, obat keras itu hanya boleh diperjualbelikan di apotek dan hanya dapat dibeli melalui resep dokter,” katanya.

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Krisis Uyghur, Pemerintah Tiongkok Diduga Kuat Sembunyikan Kebenaran dan Mempersulit Pemantauan Internasional

Berita Banten - Pemerintah Tiongkok diduga kuat menyembunyikan kebenaran...

Yuk, Belanja di Pasar Raya Plaza Shinta! Semua Kebutuhan Harian Lengkap Tersedia

Berita Tangerang - Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan...

Interior Bagian Pintu Kijang Innova Dimodifikasi untuk Simpan 30 Kilogram Sabu dari Pekan Baru

Berita Cilegon - Interior bagian pintu Kijang Innova dimodifikasi...