Connect with us

METROPOLITAN

Perempuan Terdampak Langsung Kenaikan BBM

Published

on

Banten Hits.com– Kaum perempuan adalah kelompok yang mengalami dampak langsung dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski terdampak langsung, perempuan, terutama kaum ibu memilih jalan pasif dan cenderung menerima.

Untuk itu, perempuan diharapkan untuk survive dalam menghadapi situasi sulit seperti sekarang ini. Mengembangkan ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi agar tetap bertahan ditengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.

Banten Hits.com– Kaum perempuan adalah kelompok yang mengalami dampak langsung dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski terdampak langsung, perempuan, terutama kaum ibu memilih jalan pasif dan cenderung menerima.

Untuk itu, perempuan diharapkan untuk survive dalam menghadapi situasi sulit seperti sekarang ini. Mengembangkan ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi agar tetap bertahan ditengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.

BACA :  Berulang Kali Diguncang Gempa, Bangunan Rusak di Pandeglang Bertambah Jadi 738

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi VIII DPR RI Ida Fauziah, seusai melantik Fatayat NU Cabang Kota Tangerang Selatan, Senin (24/6/2013).

“Ibu-ibu bisa lebih kreatif dengan berwirausaha atau juga menanam tanaman yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti cabe dan sayuran lainnya,” katanya.

Ida Fauziah mengatakan, saat ini angka kemiskinan terbesar di tanah air paling besar dialami oleh kalangan perempuan. Terlebih dengan kebijakan kenaikan harga BBM, diprediksi bakal menambah tingkat kemiskinan khususnya pada kaum hawa ini.
 
“Dari sekitar 30 juta-an masyarakat miskin di tanah air, 70 persennya dialami kaum perempuan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ida mengatakan, perempuan adalah silent mayority, dimana kalangan tersebut lebih banyak pasifnya namun justru menerima dampak terbesar dari kenaikan BBM yang diikuti dengan kenaikan bahan pokok lainnya.
 
“Perempuan khususnya dalam hal ini ibu rumah tangga memang tidak bisa berdemo seperti mahasiswa tapi justru merekalah yang menerima imbas terbesar dari kenaikan BBM,” imbuhnya.
 
Untuk perempuan di Kota Tangerang Selatan, Ida Fauziah berharap, organisasi perempuan seperti Fatayat NU dapat membantu memajukan perempuan di Kota Tangsel sehingga menekan angka kemiskinan.

BACA :  Pelayanan RSUD Adjidarmo Disorot; Tidak Ramah Lalu Ada Diskriminasi?

“Perempuan harus pintar, harus sehat agar sejahtera,” pungkasnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler