Connect with us

AGENDA KPU

Pengamanan Pilkada Tangsel, Ratusan Polisi Anti Huru Hara Dikerahkan

Published

on

Banten Hits – Jelang pelaksanaan Pilkada Desember 2015 mendatang, dua Polres yakni Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dan Polresta Tangerang menggelar simulasi pengamanan, di lapangan Sunburst BSD, Kecamatan Serpong, Selasa (8/9/2015).

Simulasi yang melibatkan 350 personel dari Polres Tangsel dan Tangerang tersebut diakui, dibuat senyata mungkin dengan kondisi yang mungkin saja bisa terjadi saat pelaksanaan Pilkada berlangsung.

Mulai dari water canon ratusan personel anti huru hara, tim negoisator, hingga penyidik sebagai langkah pengamanan kantor KPU Tangsel.

“Ya, simulasi ini kita buat se-real mungkin dengan keadaan di lapangan pada saat nanti masa kampanye, hari tenang, pencoblosan, penghitungan suara, sampai kepada rapat pleno untuk memutuskan pemenang di Pilkada,” kata Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Jarkasih.

BACA :  UU Pilkada Disahkan, KPU Tangsel Tetap Tunggu Arahan Pusat

Mulai dari massa yang diperankan oleh para anggota satuan intel kedua Polres, aksi kerusuhan yang benar-benar dibuat rusuh, pembakaran ban, saling lempar air kemasan, hingga penggunaan kayu berukuran sedang dilakukan dalam simulasi tersebut.

“Dari sana kita bisa liat apa saja kekurangan personil. Kita ingin saat pengamanan benar-benar sudah siap tanpa cela,” tukasnya.

Simulasi pengamana Pilkada nampak terlihat memanas saat sekelompok massa dari salah satu tim sukses memaksa masuk ke Kantor KPU. Massa mendesak KPU untuk melakukan penghitungan suara ulang.

Kecewa dengan keputusan KPU, massa juga melakukan aksi bakar ban dan melemparkan botol air mineral. Polisi anti huru hara dan mobil water canon yang sudah siaga langsung diturunkan untuk membubarkan aksi massa agar tidak menjadi lebih anarkis. (Nda)

BACA :  1.410 Kelebihan Suarat Suara di Tangsel Dimusnahkan



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler