Connect with us

METROPOLITAN

Ubah Tata Ruang, Enam Kecamatan di Ibu Kota Banten Ini Ditarget Jadi Kawasan Perumahan dan Industri

Published

on

Foto Ilustrasi Perumahan. Salah satu pekerja perumahan Bukit Cilegom Asri ketika memperbaik infrastruktur. Selain perbaikan infrastruktur pengembang juga memperbaiki tanggul Bukit Cilegon Asri yang sempat jebol. (Dok.BantenHits.com).

Serang- Pemerintah Kota Serang berencana akan merivisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal itu dilakukan ibu kota Banten melakukan audiensi dengan  Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) pada hari Senin 6 November 2019, di Jakarta. 

Rencananya, revisi RTRW akan diberlakukan di 6 Kecamatan di Kota Serang masing-masing Curug, Taktakan, Cipocok, dan Serang menjadi kawasan perumahan. Sedangkan Walantaka serta Kasemen jadi kawasan industri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda), Nanang Saefudin mengatakan meski ada perubahan RTRW hal itu tidak merubah lahan LP2B milik Provinsi Banten.

“Kita tetap mempertahankan perda no 5 tahun 2015. Dengan tidak mengganggu lahan LP2B seluas 3,2 ribu hektar,” ungkap Nanang dalam siaran pers yang diterima BantenHits.com, Selasa, 12 November 2019.

Nanang mengakui telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, untuk mengurangi lahan LP2B. Dikarenakan, agar bisa masuk dalam revisi RTRW Pemkot Serang.

“Kita pun sudah memohon kepada Pemprov Banten untuk mengurangi lahan LP2B, karena pada saat membuat Perda no 5 tahun 2015 tidak melibatkan kami. Kami pun harus tau titik pertanian yang di lindungi dimana saja, dan mohon untuk segera di revisi,” jelasnya.

Di akhir pembicaraan, Nanang menjelaskan, untuk mensingkronkan tata ruang Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Kabupaten Serang. Pihaknya pada esok hari Rabu 13 November 2019 akan melakukan rapat lintas sektoral dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Serang.

“Besok adek datang saja ke Aula Setda Pemkot Serang, karena akan di jelaskan secara detail,” tandasnya.

Diketahui, berdasarkan data dari Bappeda Kota Serang, di daerah Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Kasemen telah di sediakan lahan seluas 1000 hektar untuk pembangunan industri.

Editor: Fariz Abdullah

Trending