Connect with us

Berita Terbaru

Pasar Malam di Ciegulis Pandeglang Ditutup Paksa Polisi, Kok Bisa?

Published

on

 

Transaksi Pameran Koperasi Lebak Tembus Rp 4,9 M

FOTO ILUSTRASI. Pameran Koperasi Lebak yang digelar 27 Oktober – 3 November 2018 transaksinya mencapai Rp 4,9 M. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Pandeglang – Jajaran Polsek Cigeulis menutup paksa pasar malam yang beroperasi di lapangan bola Kecamatan Cigeulis. Penutupan paksa itu dilakukan karena pengelola pasar malam mengabaikan protokol kesehatan.

Kapolsek Cigeulis, IPTU Paulus Bayu Triatmaka mengatakan, pada saat pasar malam itu akan beroprasi meminta izin lingkungan kepada masyarakat dan Polsek Cigeulis. Disana pasar malam dizinkan untuk beroperasi, dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan.

“Namun pada pelaksanaanya, mereka (Pasar Malam) mengabaikan protokol kesehatan. Terus saya marah, apa-apan ini,” kata Bayu di kantornya, Senin, 10 Agustus 2020.

BACA :  Land Cruiser Patah As Roda di Tol Tangerang-Merak, Penumpang Luka Berat

Ditambah lanjut Bayu, pasar malam itu tak mengindahkan kultur masyarakat Cigeulis, yang sering melakukan pengajian tiap malam Jumat. Sehingga para tokoh masyarakat dan pemuda membuat surat pernyataan menolak oprasi pasar malam tersebut.

“Pasar malam itu tetap buka pada malam Jumat sehingga mengganggu yang pengajian. Sudah ditutup sekarang mah, karena khwatir terjadi gejolak,” jelasnya.

Pasar Malam tersebut mulai beroperasi pada tanggal 27 Juli 2020 dan dilakukan penutupan pada Sabtu kemarin.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler