Connect with us

Berita Terbaru

Banten Bersiap Jadi Wisata Halal, Tidak Jual Barang Haram dan Atraksi Pornografi

Published

on

Pantai Sawarna

Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten menjadi salah satu primadona untuk menarik kunjungan wisata ke Lebak.(Foto: Bara Outdoor)

Serang – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten akan menjadikan wisata di Banten sebagai wisata halal. Saat ini, Pemprov Banten butuh sertifikasi dari Majlis Ulama Indonesia (MUI).

“Banten sangat berpotensi menjadi wisata halal, itu harus ada sertifikasi, di internal kita obrolkan di bidang-bidang, MUI kita perlu koordinasi,” kata Kepala Dispar Banten, Agus Setiawan, Sabtu 3 Oktober 2020.

Agus mengatakan, pedoman wisata halal itu baru keluar dari Kementerian Pariwisata. Ia menjelaskan, wisata halal pada dasarnya dapat memudahkan umat muslim melaksanakan ibadah, seperti ada musala dan juga di tempat wisata itu tidak ada yang menjual yang diharamkan oleh agama serta tidak ada atraksi pornografi.

BACA :  Jelang Pilkada Kabupaten Serang 2020; PPK, PPS, dan PPD Akan Jalani Rapid Test Massal

“Kita pada dasarnya wosata halal itu ada kemudahan umat muslim, rumah makan kita halal destinasi halal tidak ada atraksi ke pornografi,” ungkpanya.

Selain itu, kepala Dinas yang baru beberapa hari dilantik ini mengaku, setelah pendemi Covid-19 berakhir wisata di Banten diprediksi akan dipenuhi pengunjung. 

“Setelah masa normal wisata akan panen, karena yang tadinya mau jalan jalan tapi tidak jalan jalan, Begitu kondisinya normal akan dilampiaskan, sekarang peluang kita untuk memperbaiki,” jelasnya.

Punya 8 Destinasi dan 11 KSPP

Destinasi Wisata Taman Nasional Ujung Kulon (Dok. BantenHits)

Tak bisa dipungkiri, Provinsi Banten mmiliki destinasi yang sangat menarik untuk dikunjungi. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Kabupaten Pandeglang, menjadi salah satu destinasi yang kerap didatangi wisawatan.

BACA :  Operasi Pasar di Lebak, Bulog Siapkan 200 Kg Bahan Pokok

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Banten nomor 6 tahun 2019 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Banten, daerah yang terletak di ujung Pulau Jawa ini memiliki 8 Destinasi Wisata Provinsi (DPP) dan 11 Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP).

Menurut Agus, 8 Destinasi Pariwisata Provinsi itu terletak di kawasan strategis pariwisata Provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten kota.

“Destinasi Pariwisata Banten ada 8 yaitu Pantai utara Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, pantai barat Serang dan Pantai utara Serang, Cilegon, Pantai barat selatan Pandeglang serta Selatan Lebak,” katanya.

Sementara untuk 11 Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Banten diantaranya, KSPP Anyer Cinangka, KSPP Carita, KSPP Sawarna, KSPP Banten Lama, KSPP lewidamar, KSPP Cisadane, KSPP Rawa Arum, KSPP Tangerang utara, KSPP Tanjung Lesung, KSPP Ujung Kulon dan KSPP Bagedur.

BACA :  Buruh, OKP, Ulama Kompak Deklarasi Cinta Damai Menolak Anarkisme di Polres Lebak

Lanjut Agus, jika 8 Destinasi Pariwisata Provinsi dan 11 KSPP dikembangkan dengan baik akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten kota dan juga Provinsi. 

“Kalau dikembangkan ini akan berdampak besar kepada Provinsi Banten,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler