Connect with us

Berita Terbaru

120 Ribu Warga Kab. Tangerang Telah Divaksinasi; Targetnya 3 Juta

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Salah satu jurnalis di Kota Cilegon saat menjalani vaksinasi Covid-19. (Bantenhits/Iyus Lesmana)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan vaksinasi COVID-19 sebanyak tiga juta dosis sampai akhir tahun 2021. 

Namun, sampai saat ini baru sekitar 120 ribu orang saja yang sudah disuntik vaksin. Sehingga, jumlah dosis vaksin yang sudah disuntikan di Kabupaten Tangerang masih jauh dari angka ideal. 

“Sejauh ini baru 120 ribu lebih tapi ini masih jauh dari angka ideal. Kita minimal kalau bisa sampai akhir tahun itu 3 juta sudah tervaksin,” Kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada BantenHits.com, Kamis 24 Juni 2021. 

Untuk mengejar proses vaksinasi kepada masyarakat agar mencapai angka 3 juta di akhir tahun, pemkab Tangerang sudah meminta menteri kesehatan untuk mengirimkan vaksin di bulan Juli dalam jumlah yang banyak. 

BACA :  Listrik Sering Padam, Warga di Panongan Keluhkan Buruknya Pelayanan PLN

“Kita sudah diskusi dan juga memohon kepada menteri kesehatan untuk kembali mengirimkan vaksin dalam jumlah yang lebih banyak. Agar kita bisa mengejar proses ke 3 juta sampai ke akhir tahun,” Tutur Zaki.

Untuk terus mempercepat vaksinasi kepada masyarakat, pada tanggal 29 Juni 2021 nanti pemkab Tangerang juga akan menggelar vaksinasi massal dengan jumlah suntikan sebanyak 35 ribu dosis dalam sehari. 

Menurutnya, jika jumlah vaksinasi sebanyak 35 ribu dosis dalam sehari bisa berjalan dengan baik. Maka, vaksinasi dengan jumlah 25 ribu atau paling sedikit 10 ribu dosis perhari akan mudah dilakukan di hari berikutnya. 

“Mudah-mudahan dengan berbagai macam ketentuannya salah satunya adalah kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, begitu juga dengan tempatnya, kalau sudah dipenuhi 3 juta dosis vaksin diakhir tahun bisa tercapai,”  Pungkasnya.

BACA :  Kisah Reva Aulia, Balita yang Meninggal Terjangkit DBD di Huntara Korban Tsunami Selat Sunda

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler