Connect with us

Berita Utama

Awas! DPD Demokrat di Tanah Jawara Mulai Menggeliat; Ikuti Empat DPD Laporkan Wamendes ke Polda

Published

on

DPD Demokrat Banten saat Melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi ke Polda Banten. (Istimewa)

Serang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten mulai menggeliat, melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi ke polisi.

Budi dilaporkan karena dianggap menyebar fitnah atau berita bohong tentang Partai Demokrat di media sosial Facebook miliknya.

Dari penelusuran BantenHits.com, Senin 1 Agustus 2021 di akun facebook Budi Arie Setiadi postingan tersenut diunggah pada 24 Juli 2021.

Postingan berupa flyer itu bertuliskan ‘Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya’ dan hastag #bongkarbiangrusuh.

BACA :  Kota Serang Butuh Rp40 Miliar Wujudkan Konsep Smart City

Kemudian dalam flyer itu menggambarkan lima jari. Pada setiap jari, ada boneka yang saling berkelahi serta ada pula tulisan ‘DE-MO-K-RA-T’

“Postingan membuat keonaran dibelakangan. Menurut kami hoaks, serta seolah-olah ingin membuat Partai Demokrat terlihat biang rusuh. Makanya kami laporkan ke Polda Banten,” kata Kepala Bakomstrada Demokrat Banten, Rochman Setiawan, Senin 2 Agustus 2021.

Postingan Akun Facebook Budi Arie Setiadi.

Dalam laporan itu, Demokrat melampirkan bukti-bukti postingan berupa tangkap layar dan tautan postingan tersebut. Budi dilaporkan menggunakan Undang-undang (UU) ITE. Laporannya diterima oleh Panit Piket Ditreskrimsus Polda Banten, Briptu Yulius Chandra.

“Kami print dalam postingan di Facebook terlihat gambar meme sebuah tangan,” ujarnya.

BACA :  Pengacara Sebut Banyak Kejanggalan dalam Peradilan RAL

Kader Demokrat di Tanah Jawara ini mendesak Wamendes Budi Arie Setiadi segera menghapus unggahan tersebut dan meminta maaf secara terbuka. Rohman berharap kasus tersebut dapat dituntaskan pihak Kepolisian.

Saat ini sudah lima DPD yang telah melaporkan Budi kepada kepolisian, yakni Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Kaltara dan kemudian Banten.

“Kami harap kasus ini segera dituntaskan oleh Polisi,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler