Connect with us

Hiburan & Olahraga

Dicukur Persib 0-6, Perserang Unjuk Daya Gedor

Published

on

OKTO MANIANI STRIKER PERSERANG UNJUK DAYA GEDOR SAAT MENJAMU TIM UNGGULAN LIGA I PERSIB BANDUNG

Striker Perserang Okto Maniani mencoba mengejar bola saat laga persahabatan dengan Persib Bandung. Meski kalah 0-6, Perserang mampu unjuk daya gedornya.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – Laga persahabatan Perserang-Persib digelar di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Kamis (1/3/2018). Laga antar-klub beda kasta ini dimenangkan tim tuan rumah 0-6.

Meski dicukur habis Maung Bandung, Laskar Singandaru berhasil unjuk daya gedor striker andalannya Okto Maniani lewat kecepatannya. Pada awal laga, Okto nyaris membuat kejutan di stadion kebanggaan warga Serang lewat tendangannya dari sisi kanan Persib. Sayang tendangan tersebut masih melebar.

Gawang Perserang mulai bergetar pada menit 25 setelah sundulan In-kyun tak mampu ditepis Galih Firmansyah. Unggul satu gol membuat serangan tim yang diarsiteki Mario Gomez semakin buas. Menit ke-39 striker andalan Persib Ezechiel N’Douassel menambah gol Persib.

Memasuki babak kedua, Ezechiel sukses menciptakan quattrick lewat tiga gol tambahannya pada menit 50, 64, dan 84. Satu tambahan gol Persib lainnya disumbang Muchlis Hadi menit 70.

Meski kalah telak dari Persib, Ketua Umum (Ketum) Perserang Pilar Saga mengatakan, pihaknya tetap optimistis Perserang mampu menjuarai Liga II dan lolos Liga I.

“Apapun hasilnya, kita tidak masalah. Karena kita mengasah teknik menyerang, bukan untuk bertahan. Kami ucapkan selamat untuk Persib atas hasilnya. Perserang masih optimis untuk berlaga di Liga II,” kata Pilar usai pertandingan.

Pendukung Dua Tim Tunjukkan Sportivitas

Meski tampil menjadi tamu dalam laga persahabatan, Maung Bandung tak pernah sepi dari kehadiran Bobotoh. Di Stadion Ciceri, jumlah pendukung ttim kebanggan Jawa Barat ini terlihat lebih banyak dibanding pendukung tim tuan rumah.

Kedua pendukung hanya dipisahkan pintu gerbang. Suporter Perserang yang biasa disebut Balsing, ditempatkan di tribun utara dan selatan. Sedangkan Bobotoh, ditempatkan di satu lokasi yang berada di tribun timur.

Kedua suporter membludak hingga keluar pagar pembatas antara tempat duduk dan lapangan. Namun, kedua suporter tetap dapat menjaga kondusivitasnya dengan baik hingga laga berakhir.

Yel-yel dari kedua suporter memeriahkan sepanjang pertandingan yang sempat diguyur rintik hujan. Meski terjadi insiden keributan, secara umum pertandingan berjalan lancar.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + eight =

Trending