Connect with us

METROPOLITAN

Ditutup Karena Isu Pungli, Jembatan Timbang di Pandeglang Terbengkalai dan Kerap Jadi Lapak ‘Mesum’

Published

on

Jembatan Timbang di Kabupaten Pandeglang kondisinya terbengkalai setelah diterjang isu pungli dan kewenangannya dialihkan ke pemerintah pusat. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang- Sebuah jembatan timbang di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang kondisinya memprihatinkan paska ditutup lantaran mencuatnya kasus pungutan liar atau pungli pada tahun 2016 lalu.

Selain itu, jembatan yang saat ini kewenangannya  berpindah tangan dari pemerintah Provinsi Banten ke tangan pemerintah pusat kondisinya terbengkalai bahkan banyak coretan pada dinding bangunan.

Baca Juga: Pamer Jembatan Cisiih di Facebook, Bupati Pandeglang Diminta Segera Perbaiki Jalan

Ironisnya, jembatan yang terletak di jalan raya Pandeglang-Labuan ini disebut-sebut sempat di pakai tempat ‘mangkal’ muda-mudi untuk sekedar nongkrong dan berbuat mesum.

“Dulu banyak aduan ke warga bahwa banyak yang berbuat begitu disini, sehingga saya berinisiatif untuk menempati jembatan timbang agar tidak di pakai tempat mesum,” kata Rahmat salah seorang TKS di Dishub Provinsi Banten dilokasi, 18 Maret 2019.

Menurut Rahmat, dirinya sudah delapan bulan mengisi salah satu tempat yang ada di jembatan timbang. Hal itu, ia lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, selama ia beserta keluarganya tinggal disini. Ia tidak pernah mendapat intensif dari pemerintah.

“Alhamdulilah setelah saya isi, yang anak-anak yang tidur atau yang berbuat macem-macem disini mulai tidak ada. Oh enggak, enggak di kasih intensif, kan ini mah kemauan saya, kecuali kalau ditunjuk langsung, ya berharap ada,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending