Connect with us

METROPOLITAN

Merebak Isu Tsunami 20 Agustus 2019, Warga Pesisir Pantai Pandeglang Berangsur Ngungsi

Published

on

Warga Labuan mengungsi ke Shelter Tsunami saat simulasi penanganan bencana, Rabu, 14 Agustus 2019.(BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sebagian masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Pandeglang diresahkan dengan beredarnya isu Tsunami yang akan terjadi pada tanggal 20 Agustus 2019).

Dari informasi yang dihimpun, masyarakat yang mulai resah itu berangsur-angsur meninggalkan rumahnya untuk mengevakuasi diri ke dataran yang lebih tinggi.

Kepala Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Endin Fahrudin membenarkan terjadinya keresahan di masyarakat akibat adanya informasi bakal terjadi gempa dan tsunami.

Bahkan saat ini sebagian warganya kalau malam hari mengungsi ke kawasan Hunian Sementara (Huntara), karena adanya info yang beredar bahwa pada tanggal 20 Agustus akan terjadi gempa bumi.

“Awalnya memang ada undangan pada tanggal 20 akan digelar istigasah di Alun – alun Pandeglang, karena ada info dari BMKG akan terjadi gempa dan gelombang tinggi. Namun tanggapan masyarakat berbeda, bahwa warga menanggapi pada tanggal 20 nanti akan ada gempa. Makanya kalau malam hari warga di desanya banyak yang ngungsi,” kata Endin, Senin, 19 Agustus 2019.

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Banten melalui Press Releasenya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai kabar yang menyatakan akan ada bencana gempa disertai tsunami yang akan terjadi pada Selasa, 20 Agustus 2019.

BPBD Kabupaten Pandeglang juga mengeluarkan surat imbauan agar masyarakat tidak mempercayai kabar tersebut dan meminta agar tetap tenang.

“Berdasarkan kabar yang beredar terkait adanya isu bencana gempa dan tsunami yang akan terjadi pada hari Selasa 20 Agustus 2019, kami pihak BPBD menghimbau untuk tidak percaya pada kabar tersebut dikarenakan bencana gempa dan tsunami tidak dapat diprediksi waktu kejadiannya dan sampai saat ini belum ada alat yang dapat memprediksi bencana yang akan terjadi. Agar masyarakat tetap tenang. Pandeglang, 19 Agustus 2019, BPBD Pandeglang,” tulisnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Ahmad Suhandana

    20/08/2019 at 07:06

    Sebaiknya isu tsunami itu tidak di lontarkan, apalagi oleh seorang tokoh kharismatik yg membuat masyarakat menjadi “panik”. Karena gempa dan tsunami tidak ada yang tau kapan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − one =

Trending