Connect with us

METROPOLITAN

SKT On Site, Cara Pemkab Lebak Sodorkan Proyek Konstruksi Berkualitas

Published

on

Para pegawai AMP di Kabupaten Lebak saat mengikuti kegiatan SKT On Site. (Istimewa).

Lebak- Sebanyak 57 pegawai Asphalt Mixing Plant (AMP) di Kabupaten Lebak mengikuti Setifikasi Tenaga Kerja Keterampilan (SKT) On Site di Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Jumat, 23 Agustus 2019. Tujuannya, agar menciptakan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan profesional.

Plh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Horison Nusadjati dalam sambutannya mengatakan SKT On Site dalam bidang meknikal dan sipil ini sengaja dilaksanakan agar para tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Lebak profesional dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.

“Karena memang para pelaku konstruksi dalam negeri khususnya di Kabupaten Lebak harus segera mempersiapkan diri menjadi pelaku jasa konstruksi yang profesional dan berpotensi tinggi,”kata pria yang akrab disapa Sony ini.

Terlebih, sambung Sony berdasarkan UU nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi pasal 70 ayat 1 dan 2 menyebutkan bahwa setiap tenaga jasa konstruksi yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikasi kompetensi kerja.

“Pengguna atau penyedia jasa juga wajib memperkerjakan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat,”jelasnya.

SKT on site ini, menurut Sony bekerjasama dengan kementerian PU dan Lembaga pembinaan jasa konstruksi Provinsi Banten sehingga para AMP di Kabupaten Lebak dapat mengikuti proses sertifikasi dan menyerap ilmu secara maksimal.

“Kita berharap dengan adanya sertifikasi ini, para pegawai AMP dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Lebak salah satunya menghasilkan proyek konstruksi yang berkualitas,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending