Connect with us

Berita Terbaru

Kasus Positif Tembus 21 Orang, Empat Lokasi di Lebak Ini Diusulkan Jadi Tempat Karantina

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Triatno Supiono dalam sebuah acara. (Istimewa)

Lebak- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak mulai mencari tempat untuk dijadikan tempat karantina. Alasannya, karena jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Lebak terus bertambah.

Kekikinian, angka kasus positif Covid-19 di Lebak menembus 21 orang. 12 orang diantaranya sembuh, 8 orang dalam pengawasan dan 1 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Triatno Supiono mengatakan saat ini terdapat empat tempat yang rencananya akan dijadikan tempat karantina.

Mulai dari Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) Provinsi Banten, Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Provinsi Banten, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Banten dan Balai Latihan Kerja Lembaga Pelatihan Perkebunan (BLK-LPP) Cisalak Baru.

BACA :  Cisadane Kering, PDAM Terjunkan Eskavator

Sayangnya, tak mudah bagi Gugus Tugas mendapat tempat yang representatif bagi pasien positif maupun orang-orang berisiko menularkan namun tanpa gejala alias OTG.

Dari 4 tempat yang diharapkan salah satunya bisa menjadi tempat karantina, tak satupun pemiliknya yang memberikan izin.

“Mereka tidak memberikan tempatnya untuk dijadikan tempat karantina,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triyatno Supiono, Kamis, 2 Juli 2020.

“Memang yang kami surati hanya balai pelatihan koperasi. Kalau LPP Cisalak tadinya sudah oke, tetapi setelah kami melihat fasilitasnya sepertinya tidak mungkin ya, tidak memenuhi syarat,”tambahnya.

Untuk sementara, Gugus Tugas akan merujuk pasien-pasien yang terkonfirmasi positif untuk dibawa ke RSU Banten.

“Mereka yang kontak erat (OTG) kami upayakan agar isolasi mandiri. Bicara antisipasi, tempat karantina memang sudah harus ada,” pungkasnya.

BACA :  Anggaran Tunjangan Kinerja Pegawai di Pandeglang Diprediksi Rp60 M Lebih

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler