Connect with us

Hiburan & Olahraga

Liga Futsal Ono Niha di Tangerang Dilanjutkan, Dua Tim Didiskualifikasi

Published

on

Liga Futsal Ono Niha

Panitia Liga Futsal Ono Niha menyampaikan, pertandingan kembali dilanjut. Dua tim yang sebelumnya terlibat perkelahian didiskualifikasi. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang – Panitia penyelenggara Liga Futsal Ono Niha menyampaikan, pertandingan yang sempat dihentikan karena adanya perkelahian antar pemain kembali dilanjutkan, di GOR Dimyati, Kota Tangerang, Minggu (11/3/2018).

BACA JUGA: Pertandingan Futsal di Kota Tangerang Diwarnai Perkelahian

Ketua panitia pelaksana, Desta Ndruru mengatakan, pertandingan dilanjutkan setelah panitia berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Liga ini kami tetap lanjutkan, kami sudah koordinasi kepolisian,” kata Desta, saat konferensi pers, di Ruko Victoria Park, Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (7/3).

Akibat kericuhan kemarin, panitia kata Desta memutuskan untuk mendiskualifikasi Tim Bintang Setia dan Tim Orahua.

“Kami diskualifikasi, dan kedua pihak sudah sepakat berdamai tidak akan saling menuntut,” ujarnya.

Desta membantah isu adanya muatan politis pada liga tersebut mengingat hadirnya anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Marinus Gea saat mediasi antar kedua tim.

“Kehadiran Pak Marinus, Ketua DPRD, dan unsur TMP adalah undangan kami. Beliau salah satu sponsor, kegiatan ini murni dari komunitas pemuda Nias yang ada di Kota Tangerang,” sebutnya.

BACA JUGA: Dicukur Persib 0-6, Perserang Unjuk Daya Gedor

Marinus memastikan tidak ada kesengajaan pada keriutan antar pemain. Kata dia, pertandingan diadakan untuk mempererat persatuan antar pemuda Nias.

“Tidak ada indikasi kesengajaan di lapangan. Futsal sebagai media mereka untuk mempererat hubungan persaudaraan dan persatuan di antara satu dan yang lain, cita-cita sebagai generasi muda lewat kekokohan persatuan,” tegasnya.(Nda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =

Trending