Connect with us

Advertorial

Dua Hari Berturut-turut Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Pakupatan; Kendaraan dan Orang Didisinfeksi

Published

on

Pemeriksaan penumpang di Terminal Pakupatan Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Lonjakan penumpang yang melalui Terminal Pakupatan, Kota Serang selama libur panjang 28 Oktober – 1 November 2020, terjadi dua hari berturut-turut pada Kamis – Jumat, 29-30 Oktober 2020.

Satuan Pelayanan Dinas Perhubungan Kota Serang pada Terminal Pakupatan mencatat, pada Jumat ini kenaikan penumpang dari 11 persen menjadi 18,9 persen atau 1.620 penumpang.

“Penumpang yang berangkat dari Terminal Pakupatan mencapai 12 persen, sedangkan pada Kamis 29 Oktober kemarin meningkat menjadi 15,9 persen atau 2.117 penumpang,” ujar Koodinator Satuan Pelayanan pada Terminal Pakupatan Serang, Wayulo Diyanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat, 30 Oktober 2020.

BACA :  Banjir Bandang Kembali Terjang Kabupaten Lebak; Puluhan Rumah di Paja Sajira Terendam, Satu Hanyut

Padahal, lanjutnya, jika bukan hari libur, rata-rata jumlah penumpang yang datang dan berangkat tercatat hanya 1.300 penumpang. Namun selama dua hari ini, penumpang di Terminal Pakupatan meningkat akibat libur panjang.

Menurut Waluyo, para penumpang yang datang menaiki armada berasal dari Jakarta, Tanggerang dan Bandung dengan tujuan Merak, Kota Serang, ataupun Pandeglang. Sementara penumpang yang berangkat mengunakan armada dengan tujuan sebaliknya.

“Tidak ada penambahan jumlah armada bus di Terminal Pakupatan. Dalam satu hari kita mencatat bus yang datang dan pergi tidak pernah melebihi 200 unit, hanya jumlah penumpangnya saja yang meningkat,” paparnya.

Untuk mengantisipasi adanya penyebaran COVID-19 selama libur panjang, kata Wayulo, penerapan protokol kesehatan diperketat oleh pihaknya. Seperti penambahan fasilitas penyemprotan disinfektan kepada kendaraan.

BACA :  Zona Merah Covid-19 Ini Berubah Jadi Orange berkat Disiplin Protokol Kesehatan, Makanya Terapkan Terus 3M bila Ingin Aman!

“Sementara untuk penumpang, nanti akan jalan melewati bilik antiseptik, dicek suhu tubuh, serta mencuci tangan. Jika ada penumpang terindikasi memiliki suhu tunuh tinggi maka kami isolasi di ruangan sementara. Jika suhu tubuh tidak juga turun, maka kita berkoordinasi oleh Satuan Tugas penanganan COVID-19,” paparnya.

Sejauh ini pihaknya belum mendapati penumpang yang terindikasi COVID-19. Pihaknya pun mengerahkan sebanyak 73 personil untuk turut serta Polisi, Dishub, PMI, dan petugas kemanan agar Terminal Pakupatan berjalan dengan kondisif serta meminimalisir penyebaran COVID-19.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler