Connect with us

BERITA KANDIDAT

Petinggi Demokrat di Banten Sebut Akan Koalisi dengan PDIP

Published

on

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Provinsi Banten Azwar Anas. (Foto: BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Partai Demokrat menyatakan akan berkoalisi dengan PDIP, PAN, PKB, dan Partai Berkarya. Meski demikian, Demokrat tak menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai-partai lain di luar itu.

Pernyataan tersebut disampaikan petinggi Partai Demokrat di Banten, yakni Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Provinsi Banten Azwar Anas.

Konteks koalisi yang dimaksudkan Azwar adalah untuk menghadapi pilkada serentak pemilihan bupati dan wakil bupati Serang yang akan digelar 2020.

Menurut Azwar Anas, DPD Demokrat Provinsi Banten akan mengusung Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD Demokrat Banten Eko Susilo maju di bursa pemilihan bupati Serang 2020 mendatang.

“Kader Demokrat sepakat mengusung beliau sebagai (calon) bupati Serang. Ya, beliau tinggal nunggu instruksi partai kalau maju ya harus maju. Beliau ini ingin mengabdi di masyarakat,” ujar Anas kepada awak media di Kantor DPD Partai Demokrat Banten, Jalan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis 13 Juni 2019.

Untuk mengusung calon pada pemilihan bupati Serang, partai politik harus memiliki sembilan kursi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati tahun 2020. Diketahui partai Demokrat di Kabupaten Serang hanya memiliki lima kursi, karenanya tinggal mencari empat kursi lagi untuk mengusung calon.

“Kalau kita Demokrat kita menyiapkan beliau (Eko Susilo), kita pastikan siap kader terbaik kita agar masyarakat bisa memilih, pasti ada masyarakat ingin mencoba pemimpin baru, pasti ada masyarakat juga tidak puas ada, nah ini akan kita itung peluangnya sampai apa,” tuturnya.

Partai-partai yang sudah dipastikan akan berkoalisi dengan Partai Demokrat, yakni Partai Berkarya, PAN, PKB, PDIP memiliki empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang.

Sementara, partai lainnya, yakni Partai Golkar memiliki sembilan kursi, PKS lima kursi, Gerindra delapan kursi, Hanura satu kursi, PBB dua kursi, dan NasDem dua kursi.

“Kita akan siapkan sistem barter misalnya di daerah lain lagi pemilihan, dan misalnya partai A membutuhkan kursi Demokrat, nah di disinya partai A itu harus dukung calon kita,” paparnya.

“Hari ini kami membangun komunikasi dengan partai lain, dan ayo kita punya kader terbaik kalau kalian punya ayo, tapi kita fokus kader kita maju sebagai calon,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Trending